Waspada Ancaman Mutasi Covid-19 Terhadap PTM Terbatas, BP PAUD dan Dikmas Sulbar Melaksanakan Advokasi dan Sosialisasi

BP PAUD dan Dikmas Sulbar Melaksanakan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Resiko, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Literasi dan Numerasi

BY PAUDDIKMASSULBAR.ID INSTANT ARTICLE
JUNE 17, 2021

PAUDDIKMASSULBAR.ID.Mamuju-Untuk mewaspadai meningkatnya ancaman mutasi Covid-19 dalam menyongsong Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melaksakan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Resiko, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Literasi dan Numerasi di Hotel Grand Mutiara mulai tanggal 16 juni s.d 18 Juni 2021

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala BP PAUD dan Dikmas Sulawesi Barat Dr. Andi Rusdi, M.Pd. melalui virtual zoom meeting di depan 33 orang peserta yang berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten, Dinas Kesehatan Kabupaten, Kandepag Kabupaten, Pengurus UKS/M Kabupaten, Dinas Perpustakaan Kabupaten, Penggiat Literasi se wilayah kerja BP PAUD Dikmas Sulawesi Barat.

“Hasil yang diharapkan dalam pelaksanaan kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pedoman Mitigasi Resiko, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Literasi dan Numerasi adalah dapat dijadikan sebagai panduan sosialisasi pembiasaan warga satuan pendidikan dan orang tua dalam mematuhi prokes 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, menjaga jarak aman, menjauhi kerumunan, membatasi mobilisasi serta interaksi sebagai upaya mengurangi dampak resiko terpapar virus corona”. harapan Andi Rusdi.

“Selain itu hasil kegiatan ini juga dapat dijadikan sebagai acuan bagi Satgas Covid-19 dan Tim Pelaksana UKS/M di satuan pendidikan dalam pelaksanaan dan pemantauan mitigasi resiko Covid-19, membiasakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta menjadikan acuan penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik akibat learning loss di era pandemi covid-19.” Lanjut Syaharuddin, S.Pd dalam laporannya.

Mengingat hal tersebut, sekaligus mewaspadai ancaman virus corona yang ditengarai dapat bermutasi, maka ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen memandang penting Advokasi dan Sosialisasi penyusunan panduan atau acuan PTM terbatas yang didalamnya tentang mitigasi resiko Covid-19 dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) agar peserta didik dapat menjaga diri dan/atau orang lain dari ancaman Covid-19.

Dengan mematuhi Panduan Aman PTM terbatas, maka satuan pendidikan yang menyelenggarakan PTM Terbatas dapat meminimalisir potensi terciptanya new cluster serta PTK bagi satuan pendidikan dapat memulihkan pembelajaran dari sejumlah learning loss yang dialami peserta didik akibat libur yang berkepanjangan sekaligus dapat mengakselerasi Merdeka Belajar.

Follow up dari pelaksanaan kegiatan ini adalah terbentuknya tim pendamping literasi daerah atau TPLD setiap kabupaten, dan Monitoring dan evaluasi kesiapan pelaksanaan tatap muka terbatas di satuan pendidikan.

Jumlah Kunjungan:542 Jumlah Kunjungan: 0 Jumlah Kunjungan: 109825

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *