SOSIALISASI KEBIJAKAN PENYELENGGARAAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 MELALUI KEPUTUSAN BERSAMA 4 MENTERI

Sudah satu tahun pandemi COVID-19 terjadi sehingga berpotensi menimbulkan dampak sosial negatif yang berkepanjangan khususnya dampak bagi dunia pendidikan seperti Putus sekolah,Penurunan capaian belajar, Kekerasan pada anak dan risiko eksternal. dari dampak yang ditimbulkan tersebut sehingga pemerintah mengambil kebijakan melalui Keputusan Bersama MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN, MENTERI AGAMA,MENTERI KESEHATAN DAN MENTERI DALAM NEGERI tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Covid-19 dengan tetap menganut prinsip penyelenggaraan pendidikan yang mengutamakan Kesehatan dan keselamatan prioritas utama dalam penetapan kebijakan dan penyelenggaraan pendidikan dan Mempertimbangkan tumbuh kembang dan hak anak selama pandemi COVID-19.

ada 2 kebijakan penyelengaraan pembelajaran yang disepakati yaitu pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pembelajaran jarak jauh (online). Terlepas berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mengakselerasi pembelajaran tatap muka di Indonesia, pembelajaran jarak jauh masih menjadi pilihan mayoritas satuan pendidikan di Indonesia karena Indonesia adalah satu di antara empat negara di kawasan Asia Timur dan Pasifik yang belum melakukan pembelajaran tatap muka secara penuh, Sementara 23 negara lainnya sudah.

Untuk mendukung penyelenggaraan pembelajaran tatap muka terbatas maka pemerintah mengambil langkah percepatan Vaksinasi bagi tenaga Pendidik dan Kependidikan yang ditargetkan selesai pada akhir bulan juni 2021 karena Riset dan data menunjukkan, bahwa pendidik dan tenaga kependidikan memiliki kerentanan tertinggi terhadap COVID-19 Dalam upaya akselerasi pembelajaran tatap muka, sehingga pendidik dan tenaga kependidikan adalah pihak utama yang membutuhkan perlindungan.

Koordinasi erat Kemenkes dengan Kemendikbud, Kemenag, dan Kemendagri dilakukan untuk memastikan vaksinasi pendidik dan tenaga kependidikan berjalan dengan sukses dan tepat waktu. Kemendikbud dan Kemenag telah menyiapkan data pendidik dan tenaga kependidikan yang dijadikan basis pemberian vaksinasi.Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19. Setelah pendidik dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan divaksinasi COVID-19 secara lengkap, pemerintah pusat, pemerintah daerah, kanwil, atau kantor Kemenag mewajibkan satuan pendidikan untuk menyediakan layanan pembelajaran tatap muka terbatas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan pembelajaran jarak jauh. Bagi satuan pendidikan di daerah yang sudah ataupun dalam proses melakukan pembelajaran tatap muka terbatas, walaupun belum divaksinasi tetap diperbolehkan selama mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan izin pemerintah daerah Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19 19.

FINAL_PPT_edited_300321_Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19

Jumlah Kunjungan:621 Jumlah Kunjungan: 3 Jumlah Kunjungan: 135227

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *