Demi Bimtek BDR, Bunda Halijah Rela Nongkrong di Bawah Pohon Seharian

Sumber : Dokumentasi Panitia Bimtek BDR BP-PAUD dan Dikmas Sulbar

Salah satu upaya pemerintah melalui Direktorat PAUD Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen dalam mendukung kebijakan Belajar di Rumah (BDR) selama masa pandemi Covid-19 adalah dengan melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) BDR bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD di seluruh Indonesia bekerjasama dengan PP/BP-PAUD dan Dikmas.

Bimtek yang dilaksanakan berbasis dalam jaringan (daring) ini berlangsung selama 6 hari. Untuk wilayah Sulawesi Barat yang pelaksanaannya bekerjasama dengan BP-PAUD dan Dikmas Sulawesi Barat akan berlangsung mulai dari tanggal 24 s.d 29 Juni 2020.

Kendala terbesar bagi peserta untuk berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan berbasis daring seperti ini adalah ketersediaan jaringan/internet yang stabil (yang saling melengkapi dengan ketersesiaan kuota internet). Problem inilah yang dialami oleh sebagian peserta, khususnya yang di bagian pedalaman Sulawesi Barat, termasuk Bunda Halijah.

Agar dapat mengikuti kegiatan Bimtek dengan baik, Bunda Halijah tidak kehilangan akal. Guru PAUD di Kelompok Bermain (KB) Cerdas Ceria Kec. Pangale Kab. Mamuju Tengah ini lalu mencari spot yang memungkinkannya untuk mengakses jaringan internet dengan stabil.

Dan pilihannya adalah di bawah pohon tepi sawah pinggir saluran air.

Di hari pertama, Bunda Halijah menghabiskan waktunya untuk duduk di tempat ini. Beliau dengan setia duduk di depan laptopnya, tanpa kursi dan meja, tapi hanya beralaskan sepotong kayu dan karung bekas agar laptopnya tidak langsung bersentuhan dengan tanah.

Sumber : Domunetasi Panitia Bimtek BDR BP-PAUD dan Dikmas Sulbar

Masih pada tempat yang sama, di hari kedua, Bunda Halijah masih setia nongkrong di bawah pohon. Kali ini tidak lagi menggunakan laptop, tapi ditemani perangkat androidnya lengkap dengan payung sebagai pelindung dari gerimis hujan.

Dan hari-hari berikutnya masih akan seperti itu, nongkrong di bawah pohon tepi sawah pinggir saluran air, atau mungkin di spot lainnya lagi demi jaringan internet yang stabil.

Apresiasi besar dan luar biasa harus diberikan ke Bunda Halijah dan guru-guru PAUD lainnya. Di tengah ketidak pastian akan banyak hal terkait profesinya. Demi mendapatkan ilmu yang akan dijadikan bekal melaksanakan tugasnya sebagai pendidik PAUD di Cerdas Ceria. Untuk anak didiknya yang berjumlah kurang lebih 39 orang, yang masih harus Belajar di Rumah (BDR) karena Pandemi Covid-19.

Jumlah Kunjungan:763 Jumlah Kunjungan: 3 Jumlah Kunjungan: 48865

Mungkin Anda juga menyukai

2 Respon

  1. HERMAWATI berkata:

    Semangat ibu guru Paud…selama ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa guru paud itu tidak penting, ??????

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *