Belajar Dari Rumah : Tujuan, Prinsip, dan Metodenya

Sumber : Laman Kemdikbud.go.id

Salah satu aspek yang sangat terdampak oleh pandemi Covid-19 adalah dunia pendidikan. Dikutip dari buku Pedoman BDR yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, secara global, United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) melaporkan bahwa sampai pada tanggal 20 April 2020 sudah 191 negara menutup satuan pendidikan dengan 1,575,270,054 peserta didik terdampak.

Di Indonesia sendiri, Pandemi COVID-19 ini telah berdampak pada penutupan 646.192 satuan pendidikan dengan jumlah peserta didik terdampak sebanyak 68.801.708 orang,
4.183.591 orang Pendidik mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini sampai Pendidikan Tinggi,
Pendidikan Khusus, Pendidikan Vokasi, Pendidikan Masyarakat, Kursus dan Pendidikan
Keagamaan.

Berdasarkan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang disampaikan oleh Mas Menteri Nadiem Anwar Makarim, belajar dari rumah bisa sampai akhir tahun 2020 meskipun tahun ajaran baru akan tetap dimulai pada bulan Juli 2020. Kebijakan ini bahkan dipertegas oleh Bapak Presiden Jokowi yang tak ingin sekolah menjadi kluster baru penyebaran Covid-19, sehingga tidak perlu tergesa-gesa untuk menerapkan “new normal” di bidang pendidikan.

Untuk mendukung kebijakan belajar dari rumah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan didukung UNICEF dan Sekretariat Nasional Satuan Pendidikan Aman Bencana telah menyusun dan menerbitkan buku Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah (BDR) Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Lalu apa tujuan, prinsip, dan metode pelaksanaan belajar dari rumah tersebut?

Dikutip dari Buku Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah, tujuan pelaksanaan belajar dari rumah adalah sebagai berikut:

  • Memastikan pemenuhan hak peserta didik untuk mendapatkan layanan pendidikan
    selama darurat COVID-19;
  • Melindungi warga satuan pendidikan dari dampak buruk COVID-19;
  • Mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di satuan pendidikan;
  • Memastikan pemenuhan dukungan psikososial bagi pendidik, peserta didik dan
    orang tua/wali.

Secara prinsip, BDR dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID 19), yaitu:

  • Keselamatan dan kesehatan lahir batin peserta didik, pendidik, kepala satuan
    pendidikan dan seluruh warga satuan pendidikan menjadi pertimbangan utama
    dalam pelaksanaan BDR;
  • Kegiatan BDR dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna
    bagi peserta didik, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum;
    BDR dapat difokuskan pada pendidikan kecakapan hidup, antara lain mengenai
    pandemi COVID-19;
  • Materi pembelajaran bersifat inklusif sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan,
    konteks budaya, karakter dan jenis kekhususan peserta didik;
  • Aktivitas dan penugasan selama BDR dapat bervariasi antar daerah, satuan
    pendidikan dan Peserta Didik sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk
    mempertimbangkan kesenjangan akses terhadap fasilitas BDR;
  • Hasil belajar peserta didik selama BDR diberi umpan balik yang bersifat kualitatif dan
    berguna dari guru tanpa diharuskan memberi skor/nilai kuantitatif;
  • Mengedepankan pola interaksi dan komunikasi yang positif antara guru dengan
    orang tua/wali.

Dari sisi metode, BDR dapat dilaksanakan melalui dua pendekatan yaitu :

  1. Dalam Jaringan (Daring) : menggunakan gawai (gadget) maupun laptop melalui beberapa portal dan aplikasi pembelajaran daring;
  2. Luar Jaringan (Luring) : menggunakan televisi, radio, modul belajar mandiri dan lembar
    kerja, bahan ajar cetak, alat peraga dan media belajar dari benda di lingkungan sekitar.

Untuk menunjang pelaksanaan BDR Dalam Jaringan, pemeritah telah menyediakan media pembelajaran daring yang disediakan oleh pemerintah selama berlakunya kebijakan masa BDR adalah sebagai berikut :

  1. Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud : https://belajar.kemdikbud.go.id
  2. TV edukasi Kemendikbud : https://tve.kemdikbud.go.id/live/
  3. Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC, Kemendikbud : http://rumahbelajar.id
  4. Tatap muka daring program sapa duta rumah belajar Pusdatin Kemendikbud : pusdatin.webex.com
  5. LMS SIAJAR oleh SEAMOLEC, Kemendikbud : http://lms.seamolec.orgpusdatin.webex.com
  6. Aplikasi daring untuk paket A,B,C. : http://setara.kemdikbud.go.id/
  7. Guru berbagi : http://guruberbagi.kemdikbud.go.id
  8. Membaca digital : http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/ membacadigital/
  9. Video pembelajaran : http://video.kemdikbud.go.id/
  10. Suara edukasi Kemendikbud : https://suaraedukasi.kemdikbud
  11. Radio edukasi Kemendikbud :  https://radioedukasi.kemdikbud
  12. Sahabat keluarga — Sumber Informasi dan bahan ajar pengasuhan dan pendidikan keluarga : https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id
  13. Ruang guru PAUD Kemendikbud : http://anggunpaud.kemdikbud.go.id
  14. Buku sekolah elektronik : https://bse.kemdikbud.go.id/
  15. Mobile edukasi – Bahan ajar multimedia : https://medukasi.kemdikbud.go.id/meduka
  16. Modul Pendidikan Kesetaraan : https://emodul.kemdikbud.go.id/
  17. Sumber bahan ajar siswa SD, SMP, SMA, dan SMK : https://sumberbelajar.seamolec
  18. Kursus daring untuk Guru dari SEAMOLEC : http://mooc.seamolec.org/
  19. Kelas daring untuk siswa dan Mahasiswa : http://elearning.seamolec.org/
  20. Repositori Institusi Kemendikbud : http://repositori.kemdikbud.go.id
  21. Jurnal daring Kemendikbud : https://perpustakaan.kemdikbud.go.id/jur nal-kemendikbud
  22. Buku digital open-access : http://pustakadigital.kemdikbud.go.id
  23. EPERPUSDIKBUD (Google Play) : http://bit.ly/eperpusdikbud

Sedangkan untuk menunjang BDR Luar Jaringan (Luring) dapat dilaksanakan melalui :

  1. Media Televisi, saat ini tersedia pembelajaran melalui TVRI
  2. Radio
  3. Modul belajar mandiri dan lembar kerja
  4. Bahan ajar cetak
  5. Alat peraga dan media belajar dari benda dan lingkungan sekitar

(Sumber Tulisan : Pedoman Penyelenggaraan BDR Selama Masa Pandemi Covid-19)

Jumlah Kunjungan:1649 Jumlah Kunjungan: 1 Jumlah Kunjungan: 48809

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *