Surat A. G. Napitupulu Untuk Mas Menteri: Sedih Teman Muslimnya Tidak Bisa Mudik

Sumber : Kemdikbud.go.id

Baru-bari ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar sayembara menulis surat bagi para siswa dan guru. Sayembara yang bertema “Hikmah Hari Kemenangan di Masa Pandemi, Surat untuk Mas Menteri Nadiem Makarim”.

Sayembara menulis surat yang dikelola langsung oleh Pusat Penguatan Pendidikan Karakter Kemdikbud merupakan salah satu bentuk penerapan penguatan karakter dikalangan siswa dan guru. Dari sayembara ini diharapkan siswa dan guru dapat bercerita dan berbagi inspirasi pengalaman belajar dan mengajar di masa pandemi covid-19.

Melalui surat, berbagai cerita menarik disampaikan oleh para siswa dari seluruh penjuru negeri untuk Mas Menteri, mulai dari cerita keseharian hingga kerinduan untuk bersekolah kembali dan berkumpul dengan teman-temannya.

Seperti yang disampaikan oleh Atrice G. Napitupulu, pada saat beliau diminta  oleh Mas Menteri untuk membacakan sendiri surat yang ditulisnya, siswa kelas IV SD YPPK Gembala Baik, Jayapura, Papua mengungkapkan kesedihannya mengenai keadaan teman-teman muslimnya yang harus menjalankan ibadah puasa dan merayakan hari raya Idul Fitri tidak seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Meskipun seorang non muslim, Atrice  mencurahkan kesedihannya mengingat teman-temannya yang muslim tidak bisa mudik dan berkumpul bersama sanak keluarga sebagaimana biasanya akibat dari Covid-19.

“Saya juga merasa kasihan sama teman-temanku di komplek yang sedang berpuasa mereka tidak bisa mudik melihat kakek nenek dan keluarganya tidak bisa salat bersama-sama di mesjid. Itu semua karena virus Corona. Lebaran saya juga tidak bisa peta (Pegangan Tangan), makan bakso, es buah dan uang lebaran. Saya berharap virus Corona cepat berlalu ya, Pak, supaya kita semua bisa bersukacita dan bergembira. Salam hormat,” demikian Atrice membacakan suratnya.

 

 

 

 

Jumlah Kunjungan:213 Jumlah Kunjungan: 1 Jumlah Kunjungan: 17574

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *